<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3546">
 <titleInfo>
  <title>Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Untuk Mengontrol Proses Peminjaman dan Pengembalian Buku Dengan Metode Concurent Control (Studi Kasus:</title>
  <subTitle>Sekolah Tinggi Desain Indonesia)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rachel Tanael 1209020</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>ITHB</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebuah organisasi dapat mencapai tujuan jika bagian di dalamnya melakukan tugas sesuai dengan apa yang sudah ditentukan sebelumnya. Jika sebuah bagian tidak melakukan tugasnya maka akan berdampak pada bagian lain dan organisasi secara keseluruhan. Organisasi atau institusi pendidikan seperti Sekolah Tinggi Desain Indonesia memiliki perpustakaan sebagai bagian di dalamnya. Perpustakaan tersebut memiliki standard operating procedure (SOP) yang mengatur bagaimana kegiatan operasional dilakukan. Kegiatan operasional yang menjadi proses utama dalam perpustakaan adalah peminjaman dan pengembalian buku.&#13;
Sistem saat ini kurang mendukung petugas perpustakaan untuk melakukan kegiatan peminjaman dan pengembalian buku karena kurangnya kontrol terhadap pelaksanaan proses tersebut. Hal ini menyebabkan pelaksanaan standard operating procedure belum optimal karena ada kecenderungan untuk tidak melaksanakannya. &#13;
Sistem Informasi Perpustakaan (SIP) yang menggunakan metode concurrent control dapat menjamin pelaksanaan proses peminjaman dan pengembalian buku dengan melakukan kontrol pada setiap langkah dalam kegiatan operasional perpustakaan yang dilakukan dalam SIP. Kontrol yang dilakukan bersamaan dengan waktu berlangsungnya proses operasional akan memastikan petugas perpustakaan untuk melakukan serangkaian prosedur yang sudah ditetapkan. Dengan menerapkan Sistem Informasi Perpustakaan dalam penelitian ini, kontrol terhadap pelaksanaan proses peminjaman dan pengembalian yang berdasarkan pada SOP dapat dilakukan.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>standard operating procedure</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kegiatan operasional</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kontrol</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>concurrent control</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>sistem informasi perpustakaan</topic>
 </subject>
 <classification>TA/ SI 162</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan ITHB Senayan Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>TA/ SI 162</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">TA/ SI 162</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>TA/ SI 162</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>SI-050.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3546</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-09-23 10:15:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-11-19 08:34:23</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>