<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3572">
 <titleInfo>
  <title>Perancangan Template Processor Penghasil Web Content Management System Untuk Mempercepat Software Development Time (Studi Kasus:</title>
  <subTitle>PT. XYZ)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>David 1209012</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>ITHB</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebuah perusahaan yang bergerak dibidang software as a service (SaaS) harus terus mengembangkan produk baru yang sesuai kebutuhan pasar yang terus bermunculan dengan cepat. Jika perusahaan terlambat memanfaatkan momentum itu, maka akan berpengaruh pada produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, development time produk yang cepat dibutuhkan sehingga dapat mengoptimalkan momentum tersebut.&#13;
Meski sudah memiliki template dari hal-hal yang menjadi bagian suatu produk, jumlah sumber daya manusia terbatas dan tidak dapat menyaingi kecepatan kebutuhan dari pengguna. Jika dilakukan dengan tergesa-gesa, maka ada resiko kualitas produk yang menurun. Jadi dibutuhkan cara untuk mempercepat development time aplikasi namun dengan tetap menjaga kualitas sesuai standar.&#13;
Penelitian ini mengusulkan penggunaan aplikasi template processor yang melakukan manipulasi files dan directory dari master files ke output files. Template processor ini pun melakukan langkah-langkah dan membuat deliverable sesuai standar ISO/IEC TR 29110-5-1-1:2012 untuk menjaga kualitas produk.&#13;
	Penelitian menunjukan development time produk yang berjenis web content management system dapat ditekan sampai 31 hari atau turun 54% dari keadaan saat ini yang memerlukan waktu 394 jam atau 66 hari dengan asumsi 6 jam kerja per hari. Hal ini dilakukan dengan mengeliminasi proses yang pengerjaannya dapat digantikan oleh sistem komputer dan menggunakan template processor. Penelitian selanjutnya dapat mencari cara untuk meminimalkan modifikasi yang perlu dilakukan dari aplikasi yang dihasilkan.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ISO/IEC 29110-5-1-1:2012</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>software development</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>template processor</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>web content management system</topic>
 </subject>
 <classification>TA/ SI 201</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan ITHB Senayan Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>TA/ SI 201</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">TA/ SI 201</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>TA/ SI 201</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>SI-050.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3572</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-09-23 14:26:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2013-11-19 10:30:10</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>