<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="407">
 <titleInfo>
  <title>Bug Fixing dan Implementasi Framework Tapestry, Hibernate dan Spring pada Aplikasi Risk Management System</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hady 1105031</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Willy Sebastian 1105062</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>ITHB</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Dalam pengembangan suatu perangkat lunak seringkali kita dihadapkan dengan pilihan apakah akan mengerjakannya secara manual atau menggunakan framework yang sudah ada. Pilihan tersebut bergantung kepada faktor cost, time, dan fleksibilitas yang dibutuhkan. Apabila kita menggunakan framework yang sudah tersedia, kita akan banyak kehilangan sisi fleksibilitas dalam implementasi suatu perangkat lunak, hal ini dikarenakan kita harus mematuhi berbagai standar minimal yang terdapat dalam suatu framework. Akan tetapi, dengan menggunakan framework, kita akan mendapat keuntungan dalam sisi cost dan time karena akan memangkas waktu pengembangan perangkat lunak secara signifikan.&#13;
Ada begitu banyak framework yang tersedia, kita dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan kita. Contoh framework yang berbasiskan Java adalah Hibernate yang berperan dalam Object-Relational Mapping, Spring yang berperan dalam dependency injection, dan Tapestry yang berperan dalam dynamic HTML rendering.&#13;
Penggunaan framework dalam pengembangan suatu perangkat lunak tidak akan menjamin bahwa perangkat lunak yang dihasilkan tidak akan menghasilkan bug. Salah satu tahapan yang penting dalam pengembangan suatu perangkat lunak adalah Bug Fixing. Oleh karena itu tahapan Bug Fixing akan diperlukan untuk memperbaiki berbagai bug yang ditemukan oleh Software Tester pada tahapan pengujian perangkat lunak dan bug yang ditemukan oleh user pada tahap User Acceptance Test.&#13;
&#13;
Kata kunci: framework, bug fixing, software tester, user acceptance test&#13;
</note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan ITHB Senayan Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>KP/IF 077</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KP/IF 077</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>KP/IF 077</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>KP_IF_077.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>407</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-02-09 15:40:50</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-02-09 15:41:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>