<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="554">
 <titleInfo>
  <title>Korelasi Tingkat Kesalahan Perhitungan Unsur Penggajian Terhadap Tingkat Clinic Payroll</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hubertus Rendy Tiwa Handojo 3107017</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>ITB</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAKSI&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
	Sistem Penggajian adalah salah satu sistem yang sangat penting di dalam perusahaan, mulai dari sistem perekrutan karyawan hingga pemberian gaji kepada karyawan di dalam perusahaan. Pemberian gaji yang tidak sesuai dengan apa yang seharusnya diperoleh karyawan, dapat menjadi kendala di dalam perusahaan yang menyebabkan terjadinya clinic payroll di dalam perusahaan.&#13;
PT Schott Igar Glass sebagai salah satu perusahaan pharmaceutical packaging terbesar di Asia Tenggara, saat ini masih mengalami kendala dalam perhitungan penggajian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara unsur penggajian dengan tingkat clinic payroll serta menganalisis pengendalian internal yang ada pada PT. Schott Igar Glass.&#13;
	Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara unsur lembur karyawan, upah shift, dan uang transportasi terhadap tingkat clinic payroll dengan tingkat korelasi masing-masing sebesar 0.912, 0.839, dan 0.873. Kesalahan yang terjadi akibat dari beberapa faktor, yaitu tidak dipatuhinya prosedur lembur karyawan, perangkat lunak yang digunakan belum memadai, dan ketidakmampuan sistem dalam mengolah data fingerprint.&#13;
Berdasarkan analisis pengendalian internal, terdapat unsur pengawasan sangat lemah dilakukan oleh perusahaan dengan bobot sebesar 33.33%. Hal ini disebabkan karena tidak adanya verifikasi independen dari auditor internal dan kurangnya evaluasi pelaksanaan prosedur penggajian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Clinic payroll, lembur karyawan, insentif produksi, bonus bulanan, uang shift, uang transportasi, dan pengendalian internal&#13;
</note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan ITHB Senayan Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>TA/AK 004</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">TA/AK 004</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>TA/AK 004</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>TA_Ak_004.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>554</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-02-29 14:58:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-02-29 15:01:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>