<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="585">
 <titleInfo>
  <title>Perencanaan Kapasitas Jaringan 3G (Studi Kasus di Kota Bandung)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Robby Komadi 1407007</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>ITHB</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Third-generation technology (3G) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon seluler. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki. Untuk memberikan pelayanan multimedia yang didukung dengan kecepatan akses dari 3G terserbut, maka diperlukan suatu kajian mengenai besar cakupan dan kapasitas sel dalam suatu jaringan sebagai peningkatan sistem jaringan telekomunikasi seluler. Perencanaan sangat diperlukan untuk membuat suatu jaringan yang optimal dengan tetap memenuhi kapasitas dan cakupan yang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat jaringan diimplementasikan. Selama penelitian hal hal yang dilakukan antara lain menganalisa dan menghitung maksimum pathloss  yang diperbolehkan oleh sistem, selanjutnya melakukan analisa dan perhitungan mengenai kapasitas jaringan dengan teori load factor. Pada akhir penelitian ini diharapkan dapat mengetahui seberapa besar kapasitas dari jaringan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Kapasitas, pathloss, load factor&#13;
</note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan ITHB Senayan Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>TA/EL 37</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">TA/EL 37</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>TA/EL 37</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>TA_EL_37.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>585</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2012-03-21 10:30:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2012-03-26 11:07:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>